Friday, October 23, 2015

Tidak Semua Kentut Memiliki Bau "Mematikan", Berikut Penjelasannya

Tidak Semua Kentut Memiliki Bau "Mematikan", Berikut Penjelasannya
sumber foto : shutterstock
Tidak Semua Kentut Memiliki Bau "Mematikan", Berikut Penjelasannya - Jika ada orang yang bilang bahwa semua kentut itu bau maka mereka telah salah besar. Memang sih mayoritas kentut akan bau tidak sedap atau bisa dijuluki "mematikan" haha tapi ada juga kok kentut yang tidak berbau. Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas kenapa ada kentut yang bau dan tidak bau.

Dikutip dari mentalfloss.com, hal yang dapat menyebabkan bau atau tidaknya kentut adalah tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi. Jenis makanan yang mengandung sulfur yaitu jenis makanan yang membuat kentutu berbau yang "mematikan", misalnya seperti brokoli, bawang, kubis, daging dan juga telur. 
Dalam proses pencernaan jenis makanan yang mengandung sulfur tadi akan dihancurkan dan bakteri pada usus akan memecah protein serta menghasilkan gas metana yang menyebabkan kentut berbau tak sedap. Kentut mengandung berbagai gas yakni oksigen, hidrogen, metana, sulfur, karbon dan nitrogen. Namun, sulfurlah yang menjadi otak dari baunya kentut yang sangat mematikan semakin banyak kalian memakan makan yang mengandung sulfur maka semakin mematikan bau kentut kalian.

Namun, untuk makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti, sayuran dan kentang perut kalian tidak akan mencerna makanan tersebut sepenuhnya. Saat dalam proses pencernaan makanan tersebut dipecah oleh bakteri dan dambil sari-sari makanannya lalu menghasilkan gas karbon dioksidan dan hidrogen. Nah, kedua gas ini tidak menmbulkan bau yang mematikan berbeda dengan makanan yang mengandung sulfur yang mana mengandung gas metana.
Nah, sekarang sudah tahu kan? jadi bila saat kalian kentut dan baunya sangat tidak sedap maka ingat-ingat kembali makanan yang kalian konsumsi apakah kalian mengkonsumsi makanan tinggi protein yang pada umumnya mengandung banyak sulfur. Kalau bau kentut kalian aman-aman saja berarti kalian hanya memakan makanan yang banyak kandungan karbohidratnya. Sekian infonya moga bermanfaat ya

Terima kasih sudah berkunjung :)

sumber :  mentalfloss.com

Load comments