Tuesday, February 24, 2015

Konsumsi Vitamin E Sesuai Kebutuhan Tubuh Jangan Sampai Berlebih

Sumber Vitamin E


Konsumsi Vitamin E Sesuai Kebutuhan Tubuh Jangan Sampai Berlebih


Semua orang pasti menginginkan kulit yang sehat dan bersih. Untuk mewujudkan hal tersebut banyak yang mengkonsumsi vitamin E baik itu dalam bentuk suplemen ataupun makanan yang mengandung vitamin E. Namun, perlu diingat untuk tetap membatasi konsumsinya karena akan berdampak buruk bila berlebihan.

Vitamin E memang terkenal akan kemampuannya dalam menjaga kesehatan kulit. Tetapi, tahukah kalian bahwa vitamin E juga bisa menjadi antioksidan yang penting bagi tubuh. Vitamin E dapat menjadi antioksidan untuk menangkal radikal bebas sera melindungi tubuh dari kerusakan sel. Bahkan, vitamin E juga ikut berperan dalam menjaga kesehatan mata dan ketahanan tubuh terhadap penyakit.
Seperti yang saya katakan di atas untuk membatasi konsumsi vitamin E karena akan berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu komsumsinya harus dibatasi sesuai kebutuhan tubuh yang mana kebutuhan akan vitamin E tiap umur itu berbeda-beda. Untuk anak yang berusia 1-4 tahun batas aman yang diperbolehkan dalam mengkonsumsi vitamin E adalah 6-7 mg/hari atau 9-10.4 IU. Sedangkan, pada anak yang lebih dewasa memiliki batas aman 11 mg/hari dan bagi wanita yang hamil maupun tidak hamil serta pria yang berusia 14 tahun ke atas jumlah vitamin E yang dibutuhkan yaitu 15 mg/hari.

Nah, itu tadi batasan aman dalam mengkonsumsi vitamin E lalu, dampak buruk apa sih bagi kesehatan bila dikonsumsi berlebih? Vitamin E baik yang sintetis maupun alami bila dikonsumsi berlebih dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan mual, sakit kepala, pendarahan, rasa lelah bahkan gagal ginjal. Tuh kan, bukannya untung malah rugi kan sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik.

Vitamin E sintetis memang mudah ditemukan di pasaran tetapi bila ada yang alami kenapa harus konsumsi yang sintetis, toh sumber vitamin E yang alami mudah ditemukan dan terjangkau kok. Sumber vitamin E bisa kalian dapatkan dari minyak sayur, sayuran berdaun seperti bayam, telur dan kacang-kacangan. Namun, bila kalian tetap mengkonsumsi vitamin E sintetis seperti suplemen, sebaiknya dikonsultasikan dulu penggunaannya kepada dokter. Sekian infonya moga bermanfaat ya.

Terima kasih sudah berkunjung :)

sumber : meetdoctor.com

Load comments