Secercah Harapan Baru Bagi Penderita HIV/AIDS


HIV/AIDS
Secercah Harapan Baru Bagi Penderita HIV/AIDS - HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan dan sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya sehinga membuat penyakit ini penyakit yang sangat ditakuti oleh orang di seluruh dunia. Jumlah penderita HIV di Indonesia cenderung meningkat.

Masyarakat awam masih mengira HIV dan AIDS itu sama padahal sebenarnya kedua hal tersebut berbeda. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang masuk ke dalam tubuh dan bertugas merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat penderitanya rentan terhadap berbagai penyakit. Sedangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV di saat orang daya tahan tubuh mulai menurun.


Virus HIV menular melalui kontak darah atau kontak seksual dengan penderita HIV/AIDS. Contohnya, melakukan hubungan intim tanpa menggunakan kondom dengan orang yang terinfeksi HIV, berganti-ganti pasangan berhubungan seksual, pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian. Jadi, HIV tidak menular melalui sentuhan, air mata, keringat, berciuman atau memeluk yang mana selama ini orang awam beranggapan kalau kegiatan tersebut dapat menularkan virus HIV sehinga mengucilkan penderitanya. Hingga kini memang belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS, namun ada perawatan agar penderitanya dapat hidup lebih lama.

Perawatan tersebut bernama terapi antiretroviral (ART) yang berfungsi mengurangi jumlah HIV dalam aliran darah dan juga terapi antiretroviral dapat mencegah perkembangbiakan virus HIV, bahkan dapat meningkatkan jumlah T-sel yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan terjadinya infeksi HIV.Namun, bukan berarti penderita HIV dapat sembuh bahkan HIV masih bisa menyebar jika penderitanya tidak menghindari kegiatan yang dapat menularkan HIV.

Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (Food and Drug Administration) memberikan harapan baru bagi penderita HIV/AIDS denga menyatakan bahwa kombinasi obat emtricitabine-tenofovir (Truvada) dapat mengurangi risiko penularan HIV. Tetapi, penggunaan obat tersebut harus menggunakan resep dokter.

Penyakit HIV/AIDS sungguh mematikan oleh karena itu hindarilah dengan menjauhi kegiatan yang dapat menularkan HIV. Oiya, perlu diingat jauhi virusnya yah bukan orangnya. Sekian infonya moga bermanfaat ya.

Terima kasih sudah berkunjung :)

sumber : meetdoctor.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 Comments

Comments
11 April, 2015 17:02 delete

Penemuan yang bagus walaupun tidak bisa menyembuhkan tetapi bisa memberi harapan baru bagi penderita HIV/AIDS untuk hidup lebih lama...

Reply
avatar
11 April, 2015 21:00 delete

benar banget mas dan jangan kucilkan penderita HIV/AIDS

Reply
avatar
12 April, 2015 00:15 delete

hope for life ya mas, paling tidak masih ada harapan untk kelangsungan hidup

Reply
avatar
12 April, 2015 03:19 delete

ngeri juga akan penyakit HIV ini ya mas, tentunya dengan obat emtricitabine-tenofovir ini memberi harapan tersendiri bagi penderita penyakit ini.

Reply
avatar
12 April, 2015 17:02 delete

benar mas meski belum bisa menyembuhkan

Reply
avatar
12 April, 2015 17:03 delete

oleh karena itu hindari virusnya mas :)

Reply
avatar

Tolong berkomentar yang baik, becanda sih boleh tapi tidak harus menggunakan kata-kata kasar ya kan :)