Mengatasi Bau Kaki


Bau Kaki
Mengatasi Bau Kaki - Bau kaki (bromodosis) dapat dialami siapa pun kecuali saya hha :D. Tau tidak bau kaki sering terjadi pada remaja dan ibu hamil loh karena terjadi perubahan hormon, saat stres, terlalu banyak berdiri, banyak berkeringat (hyperhidrosis), serta meminum obat-obatan tertentu. Kaki memang mengeluarkan keringat karena memiliki kelenjar keringat lebih banyak daripada bagian tubuh lain.


Penyebab bau kaki adalah kaki mengalami infeksi jamur, alas kaki (sepatu atau kaus kaki) yang tak pernah diganti, dan kaki yang berkeringat. Terutama saat kaki aktif bergerak dan berdiri dalam waktu yang lama. Atau, sepatu sudah dipakai kembali padahal sebelumnya masih basah karena keringat ( ih ini sih jorok namanya :D ). 

Keringat membuat sepatu lembab sehingga menimbulkan bakteri. Saat keringat bercampur dengan bakteri, maka terciptalah bau kaki. Meski sepatu sudah dilepas, bakteri akan terus berkembang. Terutama jika sepatu tidak segera dicuci dan dijemur. 

Nah, untuk mencegah bau kaki, kalian jangan jorok harus menjaga kaki tetap bersih dan sering berganti alas kaki. Misalnya, jangan pernah memakai satu sepatu selama dua hari berturut-turut, usahakan sepatu benar-benar kering sebelum dipakai, rajinlah mencuci dan mengeringkan kaki, mengganti kaus kaki, dan mengenakan kaus kaki berbahan wol atau katun dan bukan nilon.

Jika kaki kalian gampang berkeringat, berikut tips untuk menghindari bau kaki :
  1. Lap sela-sela jari kaki dengan kain katun yang dicelupkan ke alkohol, lalu keringkan dengan handuk. 
  2. Gunakan semprotan deodoran atau antikeringat pada kaki. 
  3. Kenakan kaus kaki khusus olahraga yang mampu menjaga kaki tetap kering. 
  4. Kenakan sepatu berbahan kulit atau kanvas. 
  5. Batasi pemakaian sepatu plastik agar kaki bisa bernafas. 
  6. Bertelanjang kaki di rumah. 
Akan tetapi, kalau kaki kalian sudah telanjur mengalami masalah bau kaki, cobalah membasuh kaki dengan sabun antibakteri dan cari tahu jenis pembersih kaki yang ada di pasaran untuk kalian gunakan. Berhati-hatilah dalam mengenakan sabun antibakteri khusus kaki jika kaki pecah-pecah atau memiliki masalah kulit eczema.

Bila bau kaki tidak juga hilang setelah mencoba berbagai perawatan, maka cobalah berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan menemukan penyebabnya dan memberikan pengobatan. 

Pada intinya sih jangan jorok deh kalau tidak mau kena masalah bau kaki, diperhatikan kebersihan kaki dan alas kaki kalian yah, memangnya tidak malu kakinya bau ntar pasangannya jadi ilfeel lagi sama kalian terus kalau yang jomblo bakal susah dapet pasangan hha :D. Sekian infonya moga bermanfaat ya.

Terima kasih sudah berkunjung :)

sumber : meetdoctor.com

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tolong berkomentar yang baik, becanda sih boleh tapi tidak harus menggunakan kata-kata kasar ya kan :)